Senin, 09 Mei 2011

Mendulang Laba dari Bisnis Gorengan

gorengan_89Makanan gorengan adalah jenis makanan yang disukai hampir semua kalangan masyarakat di Indonesia. Meskipun sering dianggap makanan yang kurang sehat, tampaknya jumlah penggemar makanan jenis ini tidak semakin berkurang. Peluang ini bisa Anda manfaatkan sebagai sumber penghasilan. Ada berbagai macam alternatif cara pendistribusian makanan gorengan. Dan jika Anda tertarik, ikuti langkah-langkah berikut untuk bisa memulai bisnis makanan gorengan Anda.

Langkah-langkah persiapan:

1. Miliki ketrampilan untuk membuat makanan gorengan yang sesuai selera konsumen kebanyakan.
2. Siapkan tempat dan metode untuk berjualan.
3. Susun perincian keuangan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha.
4. Lakukan survei pasar untuk ketahui jenis gorengan yang digemari masyarakat, berapa kisaran harga makanan gorengan sehingga prediksi harga tidak terlalu jauh untuk mencapai keuntungan.
5. Dapatkan bahan baku yang lebih terjangkau tetapi bermutu.
6. Beli peralatan memasak gorengan.

Langkah-langkah realisasi:

1. Jagalah kebersihan tempat dan peralatan berjualan.
2. Berinovasi dari waktu ke waktu sehingga rasa dan variasi gorengan tidak monoton dan sama dengan pesaing. Anda bisa berkreasi dengan berbagai bahan yang sebenarnya lezat untuk diolah menjadi makanan gorengan tetapi belum banyak dilirik kompetitor.
3. Tempatkan gorengan di wadah bersih dan tutup dengan rapat agar terhindar dari lalat atau debu.
4. Gunakan minyak goreng yang berkualitas.

Langkah-langkah marketing dan promosi:

1. Anda bisa memasarkan dengan menitipkannya ke toko-toko atau warung-warung di sekitar Anda.
2. Beritahukan kepada orang sekitar bahwa Anda memiliki usaha produksi makanan gorengan sehingga mereka bisa menggunakan jasa Anda jika diperlukan.
3. Untuk menjual gorengan, Anda bisa menggunakan gerobak atau membuat ruang tersendiri untuk berjualan di rumah Anda.

Tantangan:

1. Bisnis ini mudah dilaksanakan sehingga para pesaing sudah banyak.
2. Jika Anda membuat dengan minyak goreng yang berkualitas buruk, mutu dan tampilan makanan gorengan akan menurun.
3. Makanan gorengan yang tidak terjual memang bisa disimpan untuk dijual keesokan hari namun rasanya akan berubah dan tidak selezat sebelumnya. (*/Akhlis)

ciputrapreneurship.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar